Coretan BoWo Coretan BoWo Coretan BoWo

Tuesday, June 14, 2016

Kenapa DAJJAL Sangat Takut Dengan "DUKHAN" dan Apa Dukhan?

Salah satu tanda datangnya hari kiamat adalah adanya dukhan. Arti dukhan sendiri menurut bahasa adalah asap atau kabut. Firman Allah yang menyatakan bahwa adanya asap menjadi tanda kiamat terdapat dalam Al Quran surat Ad Dukhan ayat 10-12.

“Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata yang meliputi manusia. Inilah adzab yang pedih (mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami adzab itu. Sesungguhnya kami akan beriman.”

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pun telah bersabda dalam hadist yang berasal dari Abu Hurairah.

“Bersegeralah untuk melakukan amal soleh sebelum datang 6 hal: Matahari terbit dari barat, munculnya Dajjal, keluarnya Dabbah (binatang melata), kematian kalian atau perkara genting yang meluas di masyarakat.”(HR Bukhari Muslim).

Perbedaan Pendapat Tentang Pengertian Dukhan

Pendapat yang pertama menyatakan bahwa dukhan adalah sebuah kondisi kelaparan yang menimpa kaum Quraisy dikarenakan kondisi kekeringan yang berkepanjangan. Kondisi ini bahkan membuat debu yang kering berterbangan bersama angin sehingga disebutlah sebagai dukhan.

Ulama yang mendukung akan keterangan dari Ibnu Qutaibah tersebut adalah sahabat Ibnu Mas’ud dan dikuti oleh beberapa ulama salaf yang lainnya.

Ibnu Mas’ud pernah ditanyai oleh muridnya yakni Masruq karena mendengar seseorang di Kindah yang menyatakan bahwa dukhan akan datang pada hari kiamat dan menyambar telinga serta penglihatan kaum munafik. Sementara bagi kaum mukmin, dukhan hanya akan berefek seperti terkena pilek.

Ibnu Mass’ud kemudian berkata,“Siapa yang memiliki ilmu, bicaralah. Dan siapa yang tidak memilikinya, maka ucapkan Wallahu A’lam.”Kemudian Ibnu Mas’ud menceritakan makna sebenarnya dari dukhan.

“Ketika orang kafir quraisy tidak mau masuk Islam, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mendoakan keburukan untuk mereka. Beliau berdoa, “Ya Allah, timpakanlah kekeringan kepada mereka seperti kekeringan di zaman Yusuf.” Lalu mereka mengalami kekeringan, sampai banyak yang meninggal, lalu mereka makan bangkai, tulang. Sementara orang melihat di antara langit dan bumi (udara) seperti asap.”(HR Ahmad dan Bukhari).

Sahabat Ibnu Mas’ud juga pernah mengatakan,“Ada 5 tanda kiamat yang sudah terjadi: peristiwa al Lizam (hukuman bagi kaum kafir), peristiwa perang romawi, al bathsyah (kekalahan orang kafir pada perang badar), terbelahnya bulan dan dukhan.”(HR Bukhari)

Pendapat kedua menyatakan bahwa dukhan akan muncul di hari kiamat dan bisa dilihat oleh semua orang. Para pendukung pendapat ini adalah Ali bin Abi Thalib, Ibnu Umar, Ibnu Abbas dan ulama lain yang diperkuat oleh tafsir Ibnu Katsir.
Ibnu Katsir dalam tafsirnya mencantumkan perkataan Ali bin Abi Thalib yang berbunyi,“Dukhan belum terjadi, orang mukmin akan menjadi seperti orang pilek. Lalu asap itu menghembus orang kafir sampai binasa.”

Selain itu, Ibnu Umar pun mengatakan,“Akan keluar dukhan, lalu orang mukmin terkena imbasnya hingga seperti orang pilek. Lalu asap ini masuk ke telinga orang kafir dan munafik sehingga kepala mereka seperti kepala hewan panggang.”

Pendapat yang ketiga merupakan gabungan dari pendapat pertama dan kedua dimana dukhan telah terjadi sebelumnya dan akan terjadi pula di akhir zaman. Inilah pendapat yang dipilih oleh Imam Nawawi yang dimuat oleh Imam Al Qurthubi.

“Mujahid mengatakan bahwa Ibnu Mas’ud berpendapat ada dua dukhan. Salah satu telah terjadi. Sementara yang satunya akan memenuhi langit dan bumi. Setiap mukmin mengalami pilek. Sementara orang kafir, telinganya dilubangi.”(At Tadzkirah).

Lantas Mengapa Dukhan Begitu Ditakuti Dajjal?

Dajjal bukanlah makhluk yang tidak memiliki kelemahan dan salah satunya adalah dukhan. Ini karena dukhan membuat dajjal menjadi cacat dan para pasukannya menjadi hancur lebur. Kondisi Dajjal menjadi buta sebelah dan terdapat tulisan kafir di dahi karena efek dukhan tersebut.

Sama seperti dajjal, orang kafir dan Yahudi yang ada di Khurasan juga akan mengalami bengkak dari kepala hingga ke kaki akibat dukhan. Dan mereka nantinya akan menjadi pengikut dari dajjal sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah,“Dajjal akan keluar di bumi bagian timur yang disebut Khurasan. Ia ditakuti oleh beberapa kaum yang wajah mereka seperti perisai yang dipukuli.”

Maksud ‘seperti perisai yang dipukuli’ dari keterangan Rasulullah tersebut adalah wajah mereka yang bengkak karena efek dukhan sehingga seperti benjol atau habis dipukuli.
Baca Selengkapnya

Monday, May 16, 2016

Inilah Suku Hopi, Suku Dengan Ramalan Terdasyat

Suku Indian di daratan Amerika Utara bukanlah sebuah suku tunggal, tapi terdiri dari beberapa suku yang berbeda, bahasa, budaya dan sejarahnya sangat mirip tapi tidak sama. Selain itu, banyak yang beranggapan bahwa suku Indian memiliki kaitan yang erat dengan bangsa kulit kuning di Asia. Banyak ramalan dan legenda pada masing-masing kelompok etnis suku Indian, terutama suku Hopi itu diibaratkan sebagai pencatat sejarah. Lewat cerita lisan dan cara lainnya secara turun-temurun, mereka telah banyak mencatat tentang legenda Indian kuno, dan salah satu yang terkenal adalah ramalan Hopi.

Suku Hopi adalah salah satu bangsa Indian kuno. Nenek moyang mereka berimigrasi dari Meksiko ke negara-bagian Arizona kira-kira lima hingga sepuluh ribu tahun lalu. Kini mereka hidup di atas tanah lindung (Hopi Re-servation), sebuah negara bagian Arizona Utara, Amerika Serikat.

Arti sebenarnya dari Hopi adalah rakyat yang damai (people of peace). Mereka merupakan sebuah suku yang memiliki tradisi dan kepercayaan lama, dalam setahun mereka selalu mengadakan upacara keagamaan yang berbeda. Sementara itu, ramalan tentang masa depan, sejarah dan asal-usul manusia, mereka dapatkan dari nenek moyangnya secara turun-temurun. Di era tahun 1950-an ada yang untuk pertama kalinya menyebarluaskan ramalannya dalam bahasa Inggris, di antaranya termasuk sejumlah besar ramalan tentang sejarah, misalnya sejarah perang dunia I dan II-nya itu sangat akurat.

Menurut suku Hopi, umat manusia sudah empat kali berganti kebudayaan (peradaban), legendanya tentang asal-usul manusia mempunyai kemiripan dengan firman dalam Al-kitab (negeri) Barat. Garis besarnya seperti ini: Dunia ini sebenarnya hanyalah sebuah ruang tak terbatas, tak mempunyai ujung dan pangkal, tidak ada yang namanya waktu maupun kehidupan. Adalah Taiowo the Creator (Sang Maha Pencipta) terlebih dulu menciptakan Sotuknang (sesosok dewa, yang disebut sebagai kemenakan Taiowo/ Sang Pencipta). Atas bimbingan dari Sang Maha Pencipta, Sotuknang menciptakan berbagai zat padat, tujuh alam semesta, air dan udara.

Setelah itu, Sotuknang menciptakan spider woman, dan menciptakan empat rumpun bangsa dengan warna kulit yang tidak sama (kuning, merah, putih, hitam) dari tanah liat. Sotuknang menganugerahi akal budi, kemampuan beregenerasi (beranak-pinak) serta bahasa yang tidak sama pada keempat rumpun manusia beda kulit ini, dan membiarkan mereka hijrah ke arah yang berbeda-beda untuk hidup.

Sotuknang berkata pada keempat rumpun manusia beda kulit ini, “Segala yang saya berikan pada kalian, agar kalian bisa hidup bahagia. Tapi ada satu permintaanku, yakni sampai kapan pun kalian harus menghormati Sang Maha Pencipta. Menghormati cinta kasih Sang Maha Pencipta yang menciptakan kalian, selama hayat masih dikandung badan, kalian jangan lupakan semua pesanku ini.”

Orang-orang ini ini disebut “manusia pertama” (The First People), dan dunia tempat mereka tinggal disebut Dunia Pertama (The First World).

Belakangan, banyak orang dari manusia pertama itu melupakan pesan/ wejangan dari Sotuknang dan tidak lagi menghormati Sang Maha Pencipta. Sehingga dengan demikian, Dunia Pertama akhirnya dimusnahkan oleh api besar. Sebagian orang yang bermoral tinggi beruntung lolos dari maut, masuk dalam Dunia Kedua (The Second World). Meskipun Dunia Kedua ini tak seindah yang pertama, tapi masih lumayan bagus. Umat manusia di masa ini berkembang dengan pesat dan berpencar ke empat penjuru, mereka sering memuja dan menyanjung Sang Maha Pencipta.

Perlahan-lahan, rasa egoisme manusia semakin besar, dan secara bertahap mereka juga tidak lagi percaya pada Sang Maha Pencipta. Tak lama kemudian, Dunia Kedua akhirnya dimusnahkan oleh Sang Maha Pencipta dengan cara membeku. Setelah itu, Sang Maha Pencipta kemudian menciptakan Dunia Ketiga (The Third World). Sisa dari manusia Dunia Kedua kemudian hidup dan berkembang biak di dalam Dunia Ketiga.

Namun, pada akhirnya akhlak manusia itu merosot lagi. Mereka memanfaatkan kreativitasnya untuk melakukan hal-hal yang jahat. Sehingga menyebabkan Dunia Ketiga dihancurleburkan oleh air bah. Sementara bagi mereka yang beruntung lolos dari kematian itu akhirnya masuk ke Dunia Keempat (The Fourth World). Orang-orang yang bernasib baik inilah yang disebut peradaban manusia kita sekarang.

Sebab utama dihancurkannya peradaban manusia terakhir (dunia ketiga) itu karena semakin merosotnya moral dan keegoisan manusia, serta tidak percaya pada ajaran dari para dewa. Menurut Suku Hopi, bahwa banjir besar terakhir itu hampir menenggelamkan semua manusia, hanya sedikit orang yang percaya akan keberadaan-Nya itu bisa hidup selamat. Mahadewa menasihati mereka supaya berkeyakinan teguh terhadap petuah-Nya itu. Suku Hopi pernah membuat sebuah ikrar suci dengan Mahadewa mereka “Kami ,elamanya akan melakukan sesuai dengan petunjuk-Mu. Bagi suku Hopi, ajaran Tuhan itu adalah kekal abadi.

Berasal dari sumber yang sama

Kebudayaan Hopi dengan sumber sejarahnya mempunyai keterkaitan yang dalam. Bahkan pandangan yang berkaitan dengan tanah, air, api dan angin di masa itu dengan kurun waktu yang disampaikan penganut buddhisme tentang adanya empat unsur (tanah, air, angin dan api) itu jauh lebih awal, dan versi tentang manusia yang berasal dari warna kulit yang sama itu lebih-lebih melampaui pemahaman sejarah di zaman sekarang ini dan dengan persepsi yang ada pada agama umumnya.

Paragraf di bawah ini berasal dari: Talk Given by Lee Brown in 1986 Continental Indigenous Council. Meski telah tercampur dengan sejumlah pemikiran individu di dalamnya, tapi tetap dapat terbaca secara samar-samar maksud sebenarnya dari pandangan Hopi yang misterius itu.

Belum ada yang tahu secara pasti terkait sudah berapa lama sejarah bangsa Hopi di daratan Amerika Utara itu, konon katanya, ukiran batu ramalan suku Hopi itu diidentifikasi sejarahnya sudah ada 50.000 tahun lamanya, menurut mereka, bahwa zat mineral, batu karang itu ada satu sirkulasi periodic, demikian juga flora. Namun sekarang ini kita sedang berada pada akhir daripada siklus sirkulasi hewan dan sebuah permulaan dari siklus sirkulasi babak baru umat manusia.

Ketika kita memasuki ke babak samsara umat manusia, potensi besar yang kita miliki sejak lahir, akan dilepaskan dari dalam roh dan cahaya kita. Akan tetapi kita sekarang ini sedang mendekati akhir dari samsara sirkulasi periodik hewan, dan kita juga tahu apa yang terjadi pada hewan di bumi ini.

Alkisah pada dahulu kala, sejak awal dari periode samsara, Mahadewa Agung turun ke bumi dan mengumpulkan manusia di sebuah pulau yang sekarang telah tenggelam ke dasar laut, lalu bersabda pada manusia, “Aku akan mengirim kalian ke empat penjuru, serta secara bertahap akan mengubah warna kulit kalian menjadi empat warna, dan aku akan memberikan beberapa bimbingan, kalian akan menyebutnya sebagai amanah dan petunjuk Ilahi, dan ketika kalian bertemu lagi, kalian harus membagikan ajaran-ajaran ini, agar kalian dapat hidup harmonis di bumi ini, dan inilah awal dimulainya peradaban umat manusia.”

Selanjutnya Ia berkata, “Dalam samsara kali ini, aku akan berikan dua batu prasasti di setiap rumpun bangsa di setap penjuru, dan jangan pernah kalian membuangnya, kalau tidak, umat manusia tidak saja akan mengalami penderitaan, tapi segenap bumi ini juga akan binasa.”

Iia memberikan sebuah tugas kepada manusia yang ada di setiap penjuru, yang disebut sebagai “Sang Penjaga.”

“Waktu yang amat panjang sudah berlalu, mahadewa agung membagikan dua keping batu prasasti kepada setiap orang, bagi kami sebagai suku Indian, kami menyimpannya di atas sebuah podium menjulang tinggi pada tanah reservasi suku bangsa Hopi di negara bagian Arizona.”

Kisah tentang “Batu Nujum”

Di sekitar Oraibi negara bagian Arizona, Amerika, ada sebongkah batu prasasti yang disebut dengan “Batu Nujum.” Isi yang terukir di atasnya berdasarkan perlambangan simbol yang dikuasainya dalam menyampaikan ramalan-ramalan kuno bangsa Hopi itu sendiri. Konon riwayat sejarahnya sudah ada sepuluh ribu tahun lamanya. Mereka tidak menggunakan huruf atau tulisan, tapi dengan bahasa lisan secara turun-temurun.

Oleh karena kurun waktunya yang sudah terlampau lama, sehingga sulit rasanya ada yang sanggup menjelaskan secara autentik lingkaran yang pemancar cahaya digambar sebelah kiri serta simbol yang ada di tengahnya itu (mirip simbol Buddha Swastika). Malahan ada presentasi yang berhubungan dengannya dibuang, hanya menjelaskan bagian tengahnya saja, dan banyak suku Indian sekarang sudah tidak bisa memahaminya, atau tidak percaya dengan ramalan-ramalan itu.

Terkait ukiran batu ramalan yang sangat bernilai itu, suku Hopi beranggapan bahwa itu adalah firman yang disampaikan dewa. Alkisah pada zaman dahulu kala, orang-orang Hopi telah menggambarkan hal-hal seperti ini, dari generasi ke generasi, dan yang mereka bicarakan adalah era dalam kehidupan kita sekarang.

Mereka mengatakan, orang-orang yang hidup di bumi pada masa sekarang adalah orang yang paling beruntung, karena segala materi sekarang berada dalam tahap pemurnian. Meskipun akan sangat sulit, tapi merupakan kemuliaan rasanya bisa hidup di era sekarang ini dan menyaksikan segalanya.
Baca Selengkapnya

Friday, June 26, 2015

Berapa Umur Anda?

Umur, anugrah yang banyak diabaikan umat manusia dan memang ada banyak orang Islam tidak menyadari bahwa amal ibadah sebaiknya dikumpulkan sejak dari muda. Banyak yang punya prinsip bahwa ibadah akan mereka perbanyak setelah usia mereka tua. Mendekatkan diri kepada Allah saja harus menunggu usia tua, iya kalau usia kita sampai tua, bagaimana kalau mati muda? Kita tidak pernah tahu kapan dan di usia berapa kita mati karena itu merupakan rahasia Allah SWT, jadi sebenarnya tidak ada gunanya punya prinsip semacam itu. Umur itu anugrah dan tidak seharusnya diabaikan.
Umur, Anugrah yang Banyak Diabaikan, Lalu Apa Kata Islam?
Ada perbekalan yang selalu dibutuhkan dan perlu disiapkan sebelum seseorang melakukan perjalanan jauh, begitu juga saat kita menempuh perjalanan akhirat yang tidak akan ada akhirnya. Perbekalan untuk perjalanan ini bukanlah makanan, pakaian atau uang, melainkan ketaatan. Dunia hanyalah tempat sementara bagi kita sebelum kita kembali kepada Allah dan akhirat menjadi tempat setelah kita mati nanti. Kita tidak pernah tahu apakah akan menjadi ashhabul jahim atau penghuni neraka atau ashhabul jannah alias penghuni surga. Waktu dan sisa umur kita hendaklah diisi dengan amal kebaikan yang seharusnya tidak ditunda-tunda menunggu kita tua. Amal kebaikan yang kita kumpulkan itulah yang akan membantu kita nantinya menghadapi kehidupan yang panjang.

- Tentang anugrah yang banyak diabaikan ini ada salah satu firman Allah SWT dalam Al-Hasyr: 18 mengatakan bahwa orang-orang beriman diperintahkan untuk bertakwa kepada Allah dan setiap orang beriman masing-masing sebaiknya memerhatikan apa yang menjadi perbuatannya untuk esok hari atau dalam hal ini adalah akhirat. Kita diminta untuk bertakwa karena sesungguhnya Allah tahu betul apa yang kita kerjakan selama di dunia.

- Dikatakan juga oleh Ibnu Katsir bahwa kita sebaiknya menghisab diri sebelum dihisab dan apa-apa saja yang kita simpan dari amal shalih perlu untuk diperhatikan untuk hari kebangkitan yang bakal diberitahukan kepada Rabb.

Umur adalah anugrah dan sebaiknya tidak dianggap sebagai pemberian cuma-cuma oleh Allah karena waktu adalah sesuatu yang paling penting untuk kita perhatikan. Ingat bahwa waktu yang sudah lewat tidak akan kembali karena hidup ini bukanlah sebuah film bertemakan sci-fi di mana ada mesin waktu untuk memperbaiki masa lalu. Tanpa sadar nantinya ketika kita hanya membuang-buang waktu, ajal ternyata semakin dekat dan bekal kita ditemukan belumlah cukup. Beramal tidak boleh ditunda-tunda. Dan tidak usah mendengar kata-kata yang seperti “selama masih muda, nikmati dulu berbuat seenaknya, nanti kalau sudah tua baru bertobat.” Tidak ada yang bisa menjamin umur kita panjang hingga tua.

- Jangan abaikan umur kita dan beramal-lah sekarang juga. Dalam Q.S Luqman: 34 Allah berfirman bahwa tidak ada yang tahu pasti tentang apa yang bakal dilakukannya esok hari dan tidak ada yang tahu pasti seseorang mati di bumi mana karena sesungguhnya hanya Allah Maha Mengetahui dan Maha Mengenal.

- Dikatakan oleh Abdullah bin Umar pula bahwa kita tidak boleh menunggu atau menunda beramal di waktu pagi waktu berada di waktu sore, dan tidak boleh menunda beramal di waktu sore saat berada di waktu pagi. Masa sehat kita seharusnya digunakan untuk masa sakit kita nanti dan kesempatan hidup kita untuk masa kematian kita nanti.

Menunda itu berarti malas, dan itu berarti akarnya alias kemalasan itu harus segera dicabut dari dalam diri kita. Beramal dari usia muda akan membuat perbekalan kita untuk akhirat nanti menjadi lebih banyak dan penuh. Umur, anugrah yang banyak diabaikan oleh manusia dan untuk itulah dengan ini kalian diingatkan. viva
Baca Selengkapnya

Sunday, December 28, 2014

Inilah Rencana Besar Google

Pada Oktober 2007, Google mengumumkan kalau mereka mencari implementor dark fiber networks di dasar laut antara U.S. dan Asia untuk kebutuhan bandwidth mereka. Dan Google juga telah membeli dark fiber dengan kuantitas yang sangat-sangat banyak.

Konon kabarnya, Google saat ini memiliki Dark Fiber lebih banyak dari dark fiber perusahaan manapun di seluruh dunia.
Seperti Apakah Kemampuan Dark Fiber Itu?
Kemunculan “Dark Fiber” dimulai dari adanya keberadaan sebuah data yang sangat besar. Dalam hal ini yaitu Arizona State University (ASU) dan pusat riset genetic institute terletak berjarak 10 mil antara satu sama lain. Sehingga untuk melakukan sinkronisasi data jika menggunakan kabel tembaga, maka perbedaan datanya akan berjarak 7 hari sedangkan jika menggunakan dark fiber perbedaan datanya akan berbeda hanya sampai 1 jam. Hal itu dimungkinkan karena Dark Fiber memiliki kecepatan 8.000 Gigabytes/jam atau 8 TB/jam.

Apa yang akan dilakukan Google dengan DARK FIBER?

Meski memiliki dark fiber yang sangat banyak di dunia, menurut informasi orang dalam, google sama sekali belum mengaktifkan dark fibernya tersebut. Jika Google mengaktifkannya maka Google akan mampu memonopili semua lalu lintas internet, bahkan lebih jauh dari itu. Dengan teknologi yang semakin berkembang dan kebutuhan bandwith yang semakin besar maka penyedia layanan Internet (ISP) akan berjuang untuk memenuhi tuntutan peningkatan bandwidth.

Misalnya saja, saat ini situs penyedia download film semakin bertebaran di internet, begitu juga streaming online televisi dan video, dan download lagu/mp3. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu jelas diperlukan peningkatan bandwith besar-besaran. Hal itu bisa dilakukan dengan implementasi Dark Fiber yang memiliki kecepatan 8.000 Gigabytes/jam.

Google Menguasai Internet dan Dunia Komunikasi

Ketika ISP mencapai kapasitas mereka, mereka tak punya pilihan lain kecuali meminta bantuan kepada Google. Dengan dark fiber yang dimilikinya, google akan mengatasi semua keterbatasan bandwith dunia. Bahkan, Google tidak hanya akan memonopoli lalu lintas internet, dengan dark fibernya, maka Google akan menjadi perusahaan telepon, perusahaan TV kabel, sistem stereo dan digital video recorder untuk rumah kita semua. Hal itu sangat mungkin terjadi. Dan Google pun akan menguasai dunia.

Lalu kapan google akan mengaktifkan Dark Fiber nya? Kita tidak akan pernah tahu. Maka bersiap-siaplah jika suatu saat nanti kehidupan kita yang berhubungan dengan teknologi akan sangat bergantung pada Google. sumber forum viva
Baca Selengkapnya

Saturday, December 20, 2014

Rok Mini Zaman Dulu

Pada umumnya wanita hanya mengetahui bagaimana caranya memakai bikini saat bersantai di pantai maupun kolam berenang. Tak banyak wanita atau cewek mengetahui mengenai sejarah asal usul busana minim ini.

Sama dengan teknologi, bikini pun mengalami perkembangan sesuai zaman. Bentuk bikini saat ini merupakan hasil sebuah proses evolusi. Berikut sejarah bikini yang dilansir dari Marieclaire.

Trendsetters, 300 M
Wanita di masa ini telah mengenakan pakaian renang dua potong. Terbukti dengan adanya beberapa ilustrasi yang menggambarkan peristiwa atletik kompetitif. Mosaik paling terkenal di Villa Romana del Casale di Italia menampilkan wanita Romawi dalam pakaian seperti bikini melakukan olahraga angkat berat, lempar cakram, lari, dan permainan bola.

Covered up, 1800

Meskipun bikini sudah dipakai pada wanita di abad keempat, gaya baju renang wanita di abad ke-19 sangat berat dan membatasi. Para wanita akan menjahitkan pemberat ke dalam keliman pakaian untuk mencegah mereka naik ke atas air dan menunjukkan kaki mereka.

Skandal, 1907

Perjalanan menuju bikini modern muncul dengan sedikit keributan - perenang dan bintang film asal Australia bernama Annette Kellerman ditangkap karena memakai tank suit pas badan tanpa lengan yang memamerkan tubuh di pantai Boston. Insiden ini membuat pantai-pantai melonggarkan pembatasan pakaian renang.

Modesty, 1930

Tiba-tiba, pakaian renang dua potong ada di mana-mana, tapi hanya menunjukkan sepotong kecil kulit. Kode produksi Hays di Hollywood membatasi film agar tidak menampilkan kencan antar-ras, "ciuman penuh nafsu", dan bahkan pusar - membuat bikini dengan pinggang sangat tinggi menjadi mode pakaian renang di layar dan dan di balik layar.

Inovation, 1946
Insinyur asal Perancis, Louis Reard, resmi menciptakan bikini seperti yang kita tahu sekarang. Bikini diberi nama berdasarkan Bikini Atoll (empat hari setelah militer Amerika Serikat melakukan uji coba nuklir di sana). Wanita Perancis, selalu terdepan dalam fesyen, segera menyambut pakaian renang gaya baru ini, tetapi Gereja Katolik dan sebagian besar masyarakat merasa pakaian ini terlalu cabul.

Banned, 1951

Kontestan dalam kompetisi Miss World pertama di London mengenakan bikini, tapi busana ini segera dilarang dari kontes kecantikan di seluruh dunia setelahnya. Bikini bahkan secara resmi dilarang di beberapa negara seperti Belgia, Italia, Spanyol, dan Australia.

Celebrity, 1953
Aktris membantu memberikan kesan yang lebih baik untuk bikini. Bridget Bardot difoto memakai salah satu bikini di pantai selama Festival Film Cannes dan bintang-bintang Hollywood lainnya mengikuti, seperti Rita Hayworth, Ava Gardner, dan Marilyn Monroe.

Culture, 1962
Film James Bond berjudul Dr. No membuat bikini semakin terkenal ketika Ursula Andress muncul dari air mengenakan bikini. Para model juga mengenakan bikini di sampul majalah Playboy dan Sports Illustrated, membuat bikini menjadi lebih mainstream.

Champions, 1997
Model/pemain voli profesional Gabrielle Reese memimpin timnya meraih gelar di Kejuaraan Dunia Voli Pantai dalam balutan bikini (tentu saja), membuktikan bahwa gaya ini modis dan praktis.

Empowered, 2014
Pasar pakaian renang global diperkirakan mencapai $17,6 miliar pada tahun 2015 - ini belum ltermasuk industri lain yang berkembang dari populernya bikini, seperti bikini waxing dan salon tanning. Beberapa orang menghubungkan munculnya bikini dengan pemberdayaan perempuan - sejarawan mode asal Prancis, Olivier Saillard, mengatakan kepada AFP bahwa bikini dikenakan karena "kekuatan perempuan, dan bukan kekuatan mode." Dalam kata-kata Saillard, "Emansipasi pakaian renang selalu terkait dengan emansipasi wanita. sumber forum viva
Baca Selengkapnya