Coretan BoWo Coretan BoWo Coretan BoWo: Konsep Database Management System

Tuesday, December 20, 2011

Konsep Database Management System

Database management sistem atau DBMS merupakan koleksi terpadu dari database dan program-program komputer yang digunakan untuk mengakses dan memelihara database. Basis Data (data base) adalah suatu pengorganisasian data yang saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi. Basis data dimaksudkan untuk mengatasi problem pada system yang memakai pendekatan berbasis berkas.

Untuk mengelola basis data diperlukan perangkat lunak yang disebut DBM. DBMS adalah perangkat lunak system yang memungkinkan para pengguna membuat, memelihara, mengontrol dan mengakses basis data dengan cara yang praktis dan efisien. DBMS dapat digunakan untuk mengakomodasikan berbagai macam pemakai yang memiliki kebutuhan akses yang berbeda-beda. Dengan basis data memungkinkan pemakaiuntuk memperoleh informasi-informasi yang dibutuhkan sewaktu-waktudan bersifat sementara,tanpa memerlukan bantuan pemrogram. 


Keunggulan DBMS 
  1. Mengendalikan atau mengurangi duplikasi data/kerangkapan data.
  2. Menjaga konsistensi dan integritas data.
  3. Memudahkan memperoleh informasi yang lebih banyak dari data yang sama disebabkan data dari berbagai bagian dalam organisasidikumpulkan menjadi satu.
  4. Meningkatkan keamanan data dari orang yang tak berwewenang.
  5. Memaksakan penerapan standart.
  6. Dapat menghemat biaya karena data dapat dipakai oleh banyak departemen.
  7. Menanggulangi konflik kebutuhan antar pemakai karena basis data di bawah kontrol administrator basis data.
  8. Meningkatkan tingkat respon dan kemudahan akses bagi pemakai akhir.
  9. Meningkatkan produktivitas pemrogram.
  10. Meningkatkan pemeliharaan melalui indenpendensi data.
  11. Meningkatkan konkurensi (pemakai data oleh sejumlah data) tanpa menimbulkan masalah 12. kehilangan informasi atau integritas.
  12. Meningkatkan layanan backup dan recovery. 

Kelemahan DBMS
Kompleksitas yang tinggi membuat administrator dan pemakai akhir harus benar-benar memahami fungsi-fungsi dalam DBMS agar dapat diperolleh manfaat yang optimal.kegagalan memahami DBMS dapat mengakibatkan keputusan rancangan yang salah, yang akan memberikan dampak serius bagi organisasi. 
  1. Ukuran penyimpan yang dibutuhkan oleh DBMS sangat besar dan memerlukan memory yang besar agar agar bisa bekerja dengan efisien.
  2. Rata-rata harga DBMS yang handal sangat mahal
  3. Biaya konfersi sistem lama ke sistem baru yang memakai DBMSterkadang sangat mahal melebihi biaya untuk membeli DBMS.
  4. Kinerjanya terkadang kalah dengan sistem yang berbasis berkas.

Dampak kegagalan menjadi lebih tinggi karena semua pemakai sangat bergantung pada ketersediaan DBMS.Akibatnya,kalau terjadi kegagalan dalam komponen lingkungan DBMS akan membuat operasi dalam organisasi tersendat atau tehenti. 

Bahasa DBMS
Semua DBMS memiliki dua macam bahasa yang digunakan untuk mengelola dan mengorganisasikan data yaitu:

Bahasa Definisi Data(Data Definition Language atau DLL)adalah perintah perintah yang biasa digunakan oleh administrator basis data untuk mendefinisikan skemabasis data dan juga sub skema.Hasil kompilasi dari pernyataan-pernyataanDDL disimpan dalam berkas-berkas special yang disebut katalog sistem.Katalog sistem ini memadukan metadata.yaitu data yang menjelaskan objek-objek dalam basis data.Isi metadata adalah definisi rekaman – rekaman, item data.dan objek yang lain yang berguna bagi pemakai atau diperlukan oleh DBMS.
 

Bahasa Manipulasi Data (Data Manipulation Language atau DML) adalah perintah-perintah yang digunakan untuk melakukan hal-hal seperti berikut:
  1. Mengambil data pada basis data
  2. Menambahkan data pada basis data3. Mengubah data pada basis data4. Menghapus data pada basis data. 

Komponen DBMS
Sebuah Data base Management System umumnya memiliki sejumlah komponen fungsional(modul) seperti:
  1. File manager yang mengelola ruang dalam disk&stuktur data yang dipakai untuk mempresentasikan informasi yang tersimpan dalam disk.
  2. Database Manager yang menyediakan interface antara data low-level ysng ada di basis data dengan program aplikasi dan query yang diberikan ke system.
  3. Query processor yang menterjemahkan perintah-perintah dalam query ke perintah low-level yang dapat dimengerti oleh database manager.
  4. DML precompiler yang mengkonversi perintah DML yang ditambahkan dalam sebuah program aplikasi pemanggil prosedural normal dalam bahasa induk.
  5. DDL compiler yang mengkonversi perintah-perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung metada. 

Abstraksi data pada DBMS
Salah satu tujuan dari DBMS adalah memberikan tampilan pada kepada pengguna dalam hal menyampaikan data. Untuk itu dalam DBMS terdapat level abstraksi data. Level ini berguna untuk menyembunyikan detail atau kompleksitasnya basis data seperti bagaimana data disimpan dan diolah.sehingga pengguna hanya melihat tampilan yang dibutuhkan oleh pengguna.
tanda tangan

Ditulis Oleh : Coretan BoWo ~ Berbagi ilmu

Christian angkouw Terimakasih telah membaca artikel tentang : Konsep Database Management System . Semoga dapat memberikan hal yang positif bagi anda.

:: Coretan BoWo ::

Note :
~ Berikanlah komentar dengan kata-kata yang baik dan sopan.
~ Dilarang mencantumkan link yang berbau negatif.