Coretan BoWo Coretan BoWo Coretan BoWo: Konsep Dasar Pengolahan Database MYSQL

Wednesday, January 1, 2014

Konsep Dasar Pengolahan Database MYSQL

PHP mendukung banyak koneksi ke Database secara built in. Salah satunya adalah ke ODBC, Oracle, SQL Server dan MySQL. 

Pendahuluan MySQL. 
MySQL adalah program Free Software yang juga Open Source. Artinya gratis dan kita bisa bagikan dengan cuma-cuma dengan teman sebangku. MySQL adalah database server yang ringan, luar biasa cepat dan stabil. Saat ini MySQL merupakan database server yang paling banyak digunakan di Internet. 

Bahasa SQL 
SQL adalah kepanjangan dari Structural Query Language. Digunakan untuk melakukan operasi-operasi database seperti SELECT untuk mencari data, INSERT untuk memasukkan data, UPDATE untuk memperbarui data, DELETE untuk menghapus suatu data. 
Fungsi-fungsi MySQL
 a.  Mysql_connect()
mysql_connect() adalah Fungsi PHP untuk memulai koneksi dengan server MySQL. Bentuk umum :
$koneksi=mysql_connect(“$host”, ”$username”, ”$password”);
Keterangan :
Isi dari variabel $host, $username, $password dapat disesuaikan sesuai dengan setting pada MySQL server yang ada.

b.  Mysql_select_db()
Fungsi ini digunakan untuk memilih database yang akan digunakan. Nama database dapat disesuaikan dengan setting pada MySql server yang ada.
Bentuk umum :
mysql_select_db(namadatabase[,koneksi])
Parameter koneksi boleh tidak dituliskan, jika tidak dituliskan maka hubungan yang terakhir yang dianggap sebagai hubungan aktif. Dengan contoh fungsi mysql_connect().

c.   Mysql_query()
Digunakan untuk melakukan perintah query dalam sebuah database.
Bentuk umum :
$sql=mysql_query(perintah_sql[,koneksi])
Parameter koneksi boleh tidak dituliskan, jika tidak dituliskan maka hubungan yang terakhir yang dianggap sebagai hubungan aktif. Dengan contoh fungsi mysql_connect().

d.  Mysql_fetch_array()
Fungsi ini digunakan untuk mengambil record dalam database dan memasukkannya kedalam array assosiatif, array numeris atau keduanya.
Bentuk umum :
$baris=mysql_fetch_array($sql)

e.  Mysql_fetch_assoc()
Kegunaannya hampir sama dengan mysql_fetch_array, yang membedakan adalah array yang dihasilkan hanya array assosiatif.
Bentuk umum :
$baris=mysql_fetch_assoc($sql)

f.   Mysql_fetch_row()
Kegunaannya hampir sama dengan mysql_fetch_array, yang membedakan adalah array yang dihasilkan hanya array numeris.
Bentuk umum :
$baris=mysql_fetch_row($sql)

g.  Mysql_num_fields()
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah field dalam sebuah tabel.
Bentuk umum :
$jum_field=mysql_num_fields($sql)

h.  Mysql_num_rows()
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record dalam sebuah tabel.
Bentuk umum :
$jum_record=mysql_num_rowss($sql)

i.   Msql_close()
Kebalikan dari mysql_connect(), mysql_close() adalah fungsi untuk mengahiri hubungan dengan server MySQL. Hal ini sangat penting, selalu tutup koneksi dengan server database setelah transaksi dikerjakan, untuk meringankan beban server.
Bentuk umum :
mysql_close([koneksi];
tanda tangan

Ditulis Oleh : Coretan BoWo ~ Berbagi ilmu

Christian angkouw Terimakasih telah membaca artikel tentang : Konsep Dasar Pengolahan Database MYSQL . Semoga dapat memberikan hal yang positif bagi anda.

:: Coretan BoWo ::

Note :
~ Berikanlah komentar dengan kata-kata yang baik dan sopan.
~ Dilarang mencantumkan link yang berbau negatif.