Coretan BoWo Coretan BoWo Coretan BoWo: Kelemahan Jaringan Wireless Dengan Sistem WEP

Friday, September 21, 2012

Kelemahan Jaringan Wireless Dengan Sistem WEP

Saat ini perkembangan teknologi wireless sangat signifikan sejalan dengan kebutuhan sistem informasi yang mobile. Banyak penyedia jasa wireless seperti hotspot komersil, ISP, Warnet, kampus-kampus maupun perkantoran sudah mulai memanfaatkan wireless pada jaringan masing masing, tetapi sangat sedikit yang memperhatikan keamanan komunikasi data pada jaringan wireless tersebut Jaringan Wireless memiliki lebih banyak kelemahan dibandingkan dengan jaringan kabel. Kelemahan jaringan wireless secara umum yakni kelemahan pada konfigurasi dan kelemahan pada jenis enkripsi  yang  digunakan.

Berikut adalah kegiatan atau aktifitas yang dilakukan untuk pengamanan jaringan wireless
1. WEP (Wired Equivalent Privacy)
2. WPA( WI-FI Protected Access)
3. MAC Filtering

Pembahasan kali ini yang saya ulas adalah mengenal WEP. WEP adalah suatu metode pengamanan jaringan nirkabel, merupakan standar keamanan & enkripsi pertama yang digunakan pada wireless
Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke klien maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk authentikasi menuju access point, dan WEP mempunyai standar 802.11b.
1. Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
2. WEP menggunakan kunci yang bersifat statis
3. Masalah initialization vector (IV) WEP
4. Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC32)


WEP terdiri dari dua tingkatan, yakni kunci 64 bit, dan 128 bit. Sebenarnya kunci rahasia pada kunci WEP 64 bit hanya 40 bit, sedang 24bit merupakan Inisialisasi Vektor (IV). Demikian juga pada kunci WEP 128 bit, kunci rahasia terdiri dari 104bit.

Serangan-serangan pada kelemahan WEP antara lain :
Serangan terhadap kelemahan inisialisasi vektor (IV), sering disebut FMS attack. FMS singkatan dari nama ketiga penemu kelemahan IV yakni Fluhrer, Mantin, dan Shamir. Serangan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan IV yang lemah sebanyak-banyaknya. Semakin banyak IV lemah yang diperoleh, semakin cepat ditemukan kunci yang digunakan.

Mendapatkan IV yang unik melalui packet data yang diperoleh untuk diolah untuk proses cracking kunci WEP dengan lebih cepat. Cara ini disebut chopping attack, pertama kali ditemukan oleh h1kari. Teknik ini hanya membutuhkan IV yang unik sehingga mengurangi kebutuhan IV yang lemah dalam melakukan cracking WEP.

Kedua serangan diatas membutuhkan waktu dan packet yang cukup, untuk mempersingkat waktu, para hacker biasanya melakukan traffic injection. Traffic Injection yang sering dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan packet ARP kemudian mengirimkan kembali ke access point. Hal ini mengakibatkan pengumpulan initial vektor lebih mudah dan cepat. Berbeda dengan serangan pertama dan kedua, untuk serangan traffic injection,diperlukan spesifikasi alat dan aplikasi tertentu yang mulai jarang ditemui di toko - toko, mulai dari chipset, versi firmware, dan versi driver serta tidak jarang harus melakukan patching terhadap driver dan aplikasinya.
tanda tangan

Ditulis Oleh : Coretan BoWo ~ Berbagi ilmu

Christian angkouw Terimakasih telah membaca artikel tentang : Kelemahan Jaringan Wireless Dengan Sistem WEP . Semoga dapat memberikan hal yang positif bagi anda.

:: Coretan BoWo ::

1 komentar:

terima kasih sob sangat bermanfaat

kunjungan baliknya di tunggu

http://riezky-doea.blogspot.com

Note :
~ Berikanlah komentar dengan kata-kata yang baik dan sopan.
~ Dilarang mencantumkan link yang berbau negatif.