Coretan BoWo Coretan BoWo Coretan BoWo: Kisah Luqman dan Sindiran Manusia

Monday, December 31, 2012

Kisah Luqman dan Sindiran Manusia

Berikut adalah Kisah Luqman dan Sindiran Manusia semoga menjadi pelajaran berharga untuk kita.

Dalam sebuah riwayat menceritakan pada suatu hari Luqman Hakim telah masuk ke dalam pasar dengan menaiki seekor himar, manakala anaknya mengikut dari belakang. Melihat tingkah laku Luqman itu, setengah orang pun berkata, "Lihat orang tua itu yang tidak bertimbang rasa, sedangkan anaknya dibiarkan berjalan kaki."

Setelah mendengarkan kata sindiran dari orang ramai maka Luqman pun turun dari himarnya itu lalu diletakkan anaknya di atas himar itu. Melihat yang demikian, maka orang di pasar itu berkata pula, "Lihat orang tuanya berjalan kaki sedangkan anaknya seronok menaiki himar, sungguh kurang adab anak itu."

Sebaik saja mendengar kata-kata itu, Luqman pun terus naik ke atas belakang himar itu bersama-sama dengan anaknya. Kemudian orang ramai pula berkata lagi, "Lihatlah itu, dua orang menaiki seekor himar, tak ada perasaan. Menyeksakan saja himar itu."

Oleh kerana tidak suka mendengar percakapan orang, maka Luqman dan anaknya turun dari himar itu, kemudian terdengar lagi suara orang berkata, "Lihat itu, dua orang berjalan kaki, sedangkan himar pun mereka tidak naik."

Dalam perjalanan mereka berdua pulang ke rumah, Luqman Hakim telah menasihati anaknya tentang sikap manusia dan sindiran mereka, katanya, "Sesungguhnya tiada terlepas seseorang itu dari percakapan manusia. Maka orang yang berakal tiadalah dia mengambil pertimbangan melainkan kepada Allah s.w.t. saja. Barangsiapa mengenal kebenaran, itulah yang menjadi pertimbangannya dalam tiap perkara."
Sumber
tanda tangan

Ditulis Oleh : Coretan BoWo ~ Berbagi ilmu

Christian angkouw Terimakasih telah membaca artikel tentang : Kisah Luqman dan Sindiran Manusia . Semoga dapat memberikan hal yang positif bagi anda.

:: Coretan BoWo ::

Note :
~ Berikanlah komentar dengan kata-kata yang baik dan sopan.
~ Dilarang mencantumkan link yang berbau negatif.