Coretan BoWo Coretan BoWo Coretan BoWo: 10 Pintu Menuju Kesuksesan

Saturday, December 28, 2013

10 Pintu Menuju Kesuksesan

Sebagian besar orang sukses ternyata mengawali aktivitas keseharian mereka dengan bangun pagi. Mereka biasa bangun pagi agar bisa berinteraksi dengan orang di sekitarnya atau mendapatkan informasi dari peristiwa yang terjadi di seluruh dunia.
Seperti dikutip dari laman Business Insider, Jumat 27 Desember 2013, para chief executive officer (CEO) perusahaan kelas dunia menerapkan gaya hidup bangun lebih awal di pagi hari.

Para eksekutif ini selalu bangun lebih pagi dibandingkan kebanyakan orang. Padahal, mereka kerap kali tidur menjelang dini hari, karena menyelesaikan banyak hal. Beberapa di antara mereka selalu menyempatkan diri untuk bisa berolahraga dengan keluarga. 

Sebuah penelitian juga menyimpulkan bahwa bangun di pagi hari cenderung membuat seseorang menjadi lebih bahagia dan proaktif. Berikut CEO dunia yang terbiasa bangun di pagi hari. 

1. Jeff Immelt, CEO General Electric
Immelt bangun pada pukul 05.30 setiap hari dan mengawali aktivitasnya dengan latihan kardio (senam jantung sehat), membaca koran, dan menonton berita di CNBC. Dia mengklaim bisa bekerja 100 jam per pekan selama 24 tahun.

2. Ursula Burns, CEO Xerox
Kepada Yahoo Finance, Burns menuturkan selalu bangun pukul 05.15 untuk membaca email dan sarapan sebelum berangkat ke kantor.

Kadang-kadang Burns kerja hingga tengah malam. Untuk menjaga kebugaran tubuhnya, Burns sering berolahraga. Bersama pelatih fitness pribadi, dia berolahraga pada pukul 06.00 dua kali sepekan. 

3. Sergio Marchionne, CEO Fiat dan Chrysler
Marchionne harus membagi waktunya antara Turin, Italia, dan Auburn Hills, serta Mich. Jika sedang di Amerika Serikat, Marchionne selalu bangun pada pukul 03.30 untuk memantau perkembangan pasar Eropa.

Steve Rattner, bawahannya, menilai Marchionne telah menjadi pecandu kerja. "Saat hari libur di Itali, dia pergi ke Amerika untuk bekerja. Begitu pun sebaliknya, saat hari libur di Amerika Serikat, dia pergi ke Itali untuk bekerja. Dia menggunakan Sabtu dan Minggu untuk tetap bekerja." ujar Steve Rattner. 

4. Bill Gross, CEO PIMCO
Gross harus memantau perkembangan pasar modal di seluruh dunia sepagi mungkin, karena perusahaannya menjalankan bisnis manajemen investasi terbesar di dunia. Gross terbiasa bangun pukul 04.30 untuk mengecek keadaan pasar modal, kemudian pergi ke kantor pukul 06.00.

5. Jack Dorsey, CEO Twitter dan Square
Dorsey terbiasa bangun pukul 05.30 untuk bermeditasi dan jogging sejauh 6 mil. Dengan bangum pagi, Dorsey bisa meluangkan waktu untuk mengawal Twitter dan Square masing-masing 8 jam per hari.

6. Richard Branson, CEO Virgin Group
Branson tinggal di pulau pribadinya dan selalu bangun pukul 05.45 setiap hari. Sorotan Matahari menjadi penanda waktu Branson untuk memulai aktivitas. Sebelum ke kantor, Branson selalu menyempatkan diri untuk berolahraga dan sarapan pagi.

7. Indra Nooyi, CEO PepsiCo
Nooyi percaya bangun pagi akan membawa keberuntungan. Dia selalu bangun pukul 04.00. 

8. Dan Akerson, CEO General Motor
Akerson selalu bangun pukul 04.30 atau 05.00. Dengan bangun pagi dia bisa menyapa semua GM Asia. Meskipun kadang Akerson harus bekerja sepanjang malam dan tidak tidur. Dia mengaku bahagia dan senang dengan pekerjaan yang digelutinya saat ini.

9. David Cush, CEO Virgin Amerika
Cush memulai aktivitasnya pada pukul 04.15 untuk mengecek email, menelepon rekan bisnisnya, mendengarkan radio, kemudian berolahraga.

10. Tim Cook, CEO Apple
Cook terbiasa bangun pukul 04.30 untuk mengecek email perusahaan dan miliknya. Pada pukul 05.00, ia mulai berolahraga dan pergi ke kantor. Cook mengaku sangat bangga jika bisa menjadi orang pertama yang datang ke kantor dan orang terakhir yang pulang. vivanews
tanda tangan

Ditulis Oleh : Coretan BoWo ~ Berbagi ilmu

Christian angkouw Terimakasih telah membaca artikel tentang : 10 Pintu Menuju Kesuksesan . Semoga dapat memberikan hal yang positif bagi anda.

:: Coretan BoWo ::

Note :
~ Berikanlah komentar dengan kata-kata yang baik dan sopan.
~ Dilarang mencantumkan link yang berbau negatif.